Atap Kuat Djabesmen

Djabesmen Bisa Jadi Solusi Atap Kuat Rumah Anda

Ketika seseorang membangun sebuah hunian, umumnya aplikator bangunan, tukang, maupun mandor yang mengerjakan bangunan tersebut umumnya akan merekomendasikan atap bangunan mereka memakai spandeks maupun genteng metal yang belakangan banyak digunakan.

Mereka beralasan jika penggunaan material tersebut diklaim lebih ringan serta bakal memudahkan tukang untuk memasangkan atap tersebut. Hanya saja secara fungsinya, penggunaan jenis atap tersebut belum tentu menguntungkan bagi pemilik rumah.

Yang pasti pemilik rumah ingin bangunan mereka memiliki atap kuat sehingga tidak hanya sekedar bisa melindungi penghuni rumah saja, namun secara ketahanan juga menjadi salah satu alasannya. Jika anda membutuhkan atap bangunan yang kuat, maka atap kuat fiber Djabesmen bisa anda jadikan pilihan.

Kelebihan Atap Djabesmen Layak Dijadikan Pilihan

Jika dibandingkan jenis atap spandeks ataupun genteng metal, atap fiber Djabesmen memiliki sejumlah keunggulan yang layak untuk anda pertimbangkan.  Penasaran apa saja? mari simak ulasan selengkapnya berikut ini :

  1. Tidak membuat rumah anda panas

Kelebihan atap fiber semen Djabesmen yang pertama ini adalah tidak membuat rumah anda menjadi panas karena material yang digunakan berbeda. Seperti contohnya untuk material atap jensi Spandeks yang menggunakan bahan Seng dan Aluminium, dimana kedua benda ini memiliki daya serap panas yang tinggi, sehingga area yang ditutupinya pun bakal terasa panas ketika matahari sedang terik.

Yang pasti model atap seperti ini dirasa kurang sesuai jika diterapkan pada hunian seperti rumah. Berbeda dengan atap fiber semen Djabesmen yang akan tetap memberkan rasa sejuk dan nyaman pada hunian anda meski kondisi diluar sedang panas terik.

  1. Tidak menimbulkan Gemuruh Ketika Hujan

Karena terbuat dari bahan fiber semen, membuat atap Djabesmen ini tidak menimbulkan suara apapun pada saat hujan deras diluar.  Itu karena atap fiber semen ini memiliki ketebalan 1.5 – 2x lebih tebal dibandingkan atap jenis spandeks yang memiliki ketebalan sekitar 0,3 – 0,5 mm.

BACA JUGA  Rekomendasi 10 Minyak Ikan Terbaik untuk Kesehatan

Jelas tingkat ketebalan dari material ini sangat berpengaruh pada suara kebisingan diluar ruangan, sehingga anda pun bisa beristirahat dengan tenang pada saat hujan deras.

  1. Atap Sangat Kuat dan Tahan Lama

Dan kelebihan atap Djabesmen ini adalah sangat kuat dan tahan lama. Memang saat ini penggunaan atap dengan rangka baja ringan menjadi pilihan banyak orang, karena alasannya tentu sangat ringan namun kuat jika dibandingkan pengguna rangka atap dari bahan kayu seperti rumah jaman dulu.

Nah untuk atap fiber semen Djabesmen ini sangat cocok untuk anda yang memiliki hunian dengan rangka baja ringan dibandingkan menggunakan material metal. Hal ini dikarenakan perubahan suhu yang cukup ekstrim isa mengakibatkan ikatan atap metal serta rangka baja ringan menjadi rusak.

Tentu ini sangat berbahaya bagi penghuni rumah, sehingga penggunaan atap fibersemen Djabesmen sangat direkomendasikan. Bukan tanpa alasan, karena atap Djabesmen ini sudah teruji ketahannya saat diterapkan pada atap baja ringan, bahkan bisa bertahan selama puluhan tahun lamanya.

Perlu anda ketahui, meskipun banyak tukang bangunan merekomendasikan berbagai jenis atap rumah terbaik menurut mereka, belum tentu sesuai dengan keinginan pemilik hunian. Maka dari itu, ada baiknya anda menentukan jenis atap sesuai keinginan dengan sebelumnya mencari kelebihan dan kekurangan dari model atap yang anda inginkan tersebut.

Namun jika anda menginginkan atap kuat hingga puluhan tahun, maka Djabesmen bisa jadi pilihan tepat untuk anda.  Untuk anda yang ingin tahu tentang produk dari Djabesmen, maka bisa kunjungi laman di www.djabesmen.co.id, atau bisa mengunjungi akun sosial media Instagram @djabesmen_indonesia.