Pola makan salah saat puasa

Pola Makan Salah Saat Puasa yang Harus Dihindari

Tahukah Anda, pola makan salah saat puasa harus segera dihindari supaya Anda tidak berisiko terserang penyakit berbahaya. Apalagi, kebiasaan makan yang buruk disertai kesalahan dalam memilih makanan berbuka dan sahur juga bisa jadi penyebab hilangnya manfaat puasa terhadap kesehatan tubuh.

Selama menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadan, waktu Anda untuk melakukan serangkaian kegiatan sehari-hari pun harus berubah. Mulai dari waktu makan hingga berolahraga. Oleh sebab itu, Anda harus benar-benar menghindari pola makan salah saat puasa supaya tidak berdampak buruk pada tubuh.

Padahal, berpuasa bukan hanya soal menahan lapar dan haus saja. Puasa memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Salah satu fungsi puasa adalah meningkatkan kinerja sistem pencernaan tubuh menjadi lebih sempurna. Oleh sebab itu, pola makan salah saat puasa harus benar-benar dihindari.

Sederet pola makan salah saat puasa yang berdampak buruk untuk kesehatan

Berikut ini ada beberapa contoh pola makan salah saat puasa yang patut Anda hindari mulai dari sekarang, di antaranya:

Melewatkan waktu sahur

pola makan salah saat puasa

Pola makan salah saat puasa yang pertama adalah tidak meluangkan waktu untuk sahur. Ketahuilah, tindakan ini ternyata memiliki banyak dampak buruk. Di antaranya adalah dehidrasi, bau mulut, sampai masalah pencernaan.

Ketika Anda memutuskan untuk bangun sahur dan makan yang cukup, maka tubuh akan mendapatkan energi untuk beraktivitas di siang hari meski sedang berpuasa. Setiap makanan yang masuk ke dalam tubuh saat sahur bisa membantu tubuh Anda mendapatkan nutrisi hingga beberapa jam ke depan. Inilah alasan mengapa pola makan salah saat puasa tidak dianjurkan.

Langsung tidur setelah sahur

Ternyata, langsung tidur setelah sahur juga merupakan bentuk pola makan salah saat puasa yang wajib Anda hindari. Bahkan, jika Anda tidak benar-benar tidur atau sekadar berbaring di atas kasur dan sofa setelah makan saja bisa jadi penyebab gejala maag yang menyakitkan.

Sebagian besar orang pasti merasakan kantuk yang tak tertahankan selepas waktu sahur. Inilah yang membuat mereka langsung tidur usai sahur dan salat subuh. Namun sayangnya, pola makan salah saat puasa satu ini bisa menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan dan memicu masalah di bagian saluran cerna atas.

BACA JUGA  Jangan Abai, Ini 7 Risiko Konsumsi Makanan Pedas Saat Sahur dan Berbuka

Sebaiknya, tunggu sekitar 2-3 jam setelah makan supaya makanan yang telah dikonsumsi selama sahur bisa dicerna tubuh dengan baik. Dengan begitu, Anda telah menjauhkan diri dari pola makan salah saat puasa.

Makan berlebihan ketika waktu berbuka tiba

pola makan salah saat puasa

Pola makan salah saat puasa berikutnya adalah makan terlalu banyak ketika berbuka puasa. Ketahuilah, kebiasaan buruk satu ini bisa menyebabkan berbagai masalah pencernaan di tubuh Anda. Mulai dari diare, nyeri perut akut, muntah, radang perut, dan lain sebagainya.

Alangkah baiknya, jika Anda memperlakukan perut secara hati-hati saat tiba waktu berbuka puasa. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan kecil seperti kurma sebanyak 2-3 buah dan segelas air putih saja.

Berbuka dengan makanan berminyak dan tinggi gula

Pola makan salah saat puasa bisa dikatakan fatal, jika Anda mengonsumsi makanan yang tidak sehat. Seperti misalnya, makanan yang berminyak dan mengandung gula sangat tinggi. Pasalnya, makanan yang digoreng dengan minyak lebih sulit dicerna oleh tubuh apalagi ketika disantap saat berbuka puasa.

Begitu juga dengan makanan yang mengandung kadar gula cukup tinggi. Dikatakan, asupan gula memang baik untuk mengembalikan energi tubuh yang sempat hilang seharian. Namun ada baiknya jika Anda menghindari pola makan salah saat puasa dengan cara tidak makan yang manis-manis secara berlebihan.

Pada dasarnya, lonjakan gula bisa membuat Anda berisiko terkena penyakit diabetes. Bukan itu saja, asupan gula berlebih juga bisa memicu rasa kantuk sehingga Anda tidak bisa berkonsentrasi saat beribadah salat tarawih.

Anda sangat disarankan untuk menggunakan pemanis alami seperti madu ataupun gula dari tebu. Bisa juga dengan mengonsumsi buah-buahan sebagai pengganti makanan dan minuman manis tersebut. Satu hal lagi, makanan atau minuman manis lebih cepat dicerna oleh tubuh. Inilah yang membuat Anda lebih cepat merasa lapar sehingga pola makan salah saat puasa ini harus benar-benar dihindari.

Mengonsumsi minuman berkafein saat sahur dan berbuka

pola makan salah saat puasa

Siapa sangka, minum secangkir teh atau kopi ketika sahur justru bisa menyebabkan hilangkan kadar air dalam tubuh (dehidrasi) dan memicu rasa lapar saat beraktivitas di siang hari. Bukan itu saja, pola makan salah saat puasa satu ini juga bisa membuat Anda rentan mengalami sakit kepala karena kafein yang terkandung dalam kedua jenis minuman tersebut.

Ketahuilah, orang yang sedang menjalankan ibadah puasa harus mengisi tubuhnya dengan asupan air putih saat sahur dan berbuka supaya tidak mengalami dehidrasi. Namun, terlalu banyak mengonsumsi air juga tidak baik karena memicu pencairan asam lambung yang menyebabkan kembung dan mengganggu pencernaan.

BACA JUGA  Bikin Kaget! Ini Alasan Akad Nikah Pakai Jas Hujan di Temanggung

Sahur dengan makanan tinggi lemak

Banyak orang yang menginginkan menu super lezat dan serba daging ketika sahur. Tujuannya supaya tubuh lebih kuat dalam menjalankan puasa. Padahal, pemikiran semacam ini merupakan bentuk penerapan pola makan salah saat puasa yang wajib dihindari.

Sebaiknya, Anda memastikan menu sahur yang hendak disantap terdiri dari lima zat gizi. Di antaranya adalah karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan juga mineral. Perlu digaris bawahi, porsi lemak yang sangat disarankan untuk tubuh sebanyak 20-30 persen dari satu porsi makan sahur di setiap harinya.

Di samping itu, Anda harus memilih menu karbohidrat kompleks dan makanan yang mampu meningkatkan kadar gula darah secara lambat, tapi bertahan lama. Dengan demikian, Anda bisa merasa kenyang lebih lama dan bonusnya adalah berat badan yang tetap ideal. Inilah yang harus Anda terapkan mulai dari sekarang demi terhindar dari pola makan salah saat puasa.

Terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat

pola makan salah saat puasa

Secara garis besar, karbohidrat bakal berubah menjadi gula dan bereaksi pada tubuh setelah Anda selesai makan. Ketika Anda mengandalkan makanan yang mengandung tinggi karbohidrat olahan untuk energi, terutama ketika sahur bisa menyebabkan lonjakan insulin dan kenaikan berat badan, khususnya di area sekitar ulu hati.

Pola makan salah saat puasa ini juga bisa menyebabkan Anda menginginkan lebih banyak asupan gula dan meningkatkan rasa lapar di sore hari sebelum waktu berbuka tiba. Jadi, imbangi asupan karbohidrat tersebut dengan makanan kaya protein seperti, daging, ikan, udang, ataupun keju supaya perbandingan otot dan lemak dalam tubuh tetap terjaga.

Merokok tepat setelah berbuka

Ketika berpuasa, tubuh membutuhkan oksigen yang melimpah untuk digunakan pada proses metabolisme. Apabila fungsi tersebut terhambat oleh karbondioksida, maka tubuh Anda akan terasa lemas dan berisiko mengalami anemia. Oleh sebab itulah, merokok setelah berbuka menjadi salah satu bentuk pola makan salah saat puasa yang harus benar-benar dihindari.

Di samping itu, tar atau zat yang terkandung di dalam sebatang rokok mampu membuat darah orang yang berpuasa semakin kental. Pada dasarnya, tar bersifat lengket dan menempel di dinding pembuluh darah sehingga Anda bisa mengalami dehidrasi akut ketika berpuasa seharian. Bukan itu saja, ginjal juga akan dipaksa untuk bekerja lebih berat.

Demikian tadi beberapa pola makan salah saat puasa yang harus Anda hindari mulai hari ini. Yuk, mulai hidup lebih sehat supaya ibadah di Bulan Ramadan ini lebih lancar dan tak berisiko memicu penyakit berbahaya.

 

Tentang nezzumia

Check Also

nyeri haid

Yuk, Hindari 10 Makanan dan Minuman Ini Agar Terbebas dari Nyeri Haid

Setiap menjelang atau selama menstruasi, Anda pasti pernah merasakan nafsu makan yang meningkat dari hari …