LG Smartphone liputantimes.com

Resmi Hengkang Dari Bisnis Ponsel, 7 Inovasi LG ini Jadi Tren Smartphone Masa Kini

LG menjadi salah satu perusahaan elektronik yang namanya sudah dikenal di hampir seluruh dunia, tidak hanya perabotan rumah atau perkantoran saja, namun  perusahaan tersebut juga bersaing dalam industry smartphone global. Akan tetapi, pada bulan April 2021 ini akhirnya perusahaan LG Electronics resmi hengkang dari industry smartphone.

Dengan begini maka mereka tidak akan lagi memasarkan produk smartphone terbarunya. Meskipun mereka dianggap gagal, akan tetapi banyak fitur maupun teknologi dari LG yang banyak membawa pengaruh atau tren dalam industry smartphone, apa saja itu? Simak ulasannya dibawah ini.

  1. Ponsel Layar Sentuh

Ditahun 2007 silam, raksasa Apple telah merilis iPhone generasi pertama yang dibekali dengan teknologi layar sentuh  Touchscreen. Jelas hal ini membuat heboh dunia, karena pada saat itu memang pada umumnya belum ada smartphone dengan layar yang bisa disentuh, kebanyakan memakai panel layar biasa dengan tambahan tombol fisik QWERTY / T9 untuk mengetik pesan.

Namun sebenarnya bukan Apple yang mengenalkan pertama kali teknologi tersebut, sebelumnya ada perusahaan LG yang lebih dulu merilis teknologi serupa. Adalah LG Prada yang merupakan ponsel pertama dengan layar sentuh yang dirilis 1 tahun sebelum meluncurnya iPhone.

Pada saat itu smartphone ini tidak begitu populer lantaran harga jualnya yang melambung tinggi, dimana perusahaan LG menjualnya di harga USD 849. Sementara itu, Apple menjual perangkat iPhone varian paling murahnya dikisaran angka USD 499.

  1. Ponsel Layar Melengkung

LG G Flex liputantimes.com.jpeg

Selain ponsel layar sentuh, LG juga menjadi pencetus smartphone dengan kemampuan layar lebih mutakhir lagi yakni bisa ditekuk dan juga dilipat. Beberapa produsen smartphone besar seperti Samsung, Huawei dan juga Xiaomi juga mengembangkan teknologi layar tersebut.

Beberapa ponsel fleksibel ini tidak akan terwujud jika pihak LG tidak mengawalinya. Ditahun 2014 lalu, LG telah merilis smartphone dengan nama LG G Flex dengan memakai ponsel berukuran 6 inch yang menggunakan teknologi panel melengkung yang membentang dari dahi sampai dagu ponsel.

Tujuan dari dibuatnya desain tersebut adalah untuk mempermudah pengguna menempelkan ponsel mereka pada saat sedang menelepon.  Selain itu, dengan menggunakan layar lipat ini untuk meringkas bentuk ponsel sehingga mudah untuk dibawa, dan bisa dibentangkan menjadi luas pada saat ini menikmati konten multimedia.

  1. Smartphone Modular

Seiring berkembangnya teknologi, makin banyak sekali smartphone dengan mengusung konsep unibodi serta berbagai komponen lain. Seperti salah satunya pada bagian baterai yang tidak bisa dilepas atau diganti sesuka hati.

BACA JUGA  Poco F3 dan X3 Pro Bikin Menyesal Penggemar di Indonesia!

Akan tetapi, ditahun 2016 lalu perusahaan LG ini telah meluncurkan ponsel modular dengan nama LG G5 yang bisa dibongkar pasang.  Kenapa disebut demikian ?? karena memang pada bagian dari ponsel ini bisa anda lepas dengan cara ditarik, dan setelah itu anda akan melihat baterai yang menjadi sumber daya ponsel tersebut.

Modul yang bisa ditarik pada LG G5 ini tujuannya untuk menghubungkan aksesoris lain dengan ponsel tersebut, seperti baterai ekstra hingga pegangan kamera. Meskipun begitu inovatif, lagi-lagi ponsel dengan konsep tersebut kurang populer dipasaran dan tidak membuat minat vendor lain mengusung konsep serupa.

  1. Smartphone Layar Ganda

Ditahun 2019, tanda-tanda jika perusahaan LG ini sudah mulai merugi pun sudah mulai nampak. Akan tetapi mereka masih belum menyerah dan terus mengeluarkan berbagai inovasi terbaru mereka dalam dunia smartphone,  salah satunya adalah merilis ponsel dengan layar ganda.

Adalah LG V50 ThinQ dan juga G8X ThinQ yang merupakan smartphone dengan dual layar. Alih-alih saling terintegrasi dengan layar utama, untuk layar sekunder pada ponsel ini hanyalah sebuah aksesoris yang mirip dengan pembungkus ponsel dan mereka berikan nama sebagai LG Dual Screen.

Sesuai namanya, fungsi dari layar kedua ini adalah memungkinkan pengguna untuk memperluas bisang layar utama dengan menggunakan sambungan USB Type-C untuk memenuhi keperluannya, seperti gaming, multitasking, dan lain sebagainya.

Untuk panel LG Dual Screen ini sendiri sudah menggunakan layar OLED 6.8 inch beresolusi FHD dan memiliki engsel 360 derajat. Aksesori ini nampak seperti flip cover, yang biasa dipakai untuk melindungi layar utama dari smartphone.

  1. Smartphone Layar Putar

LG Rotate liputantimes.com.jpeg

Belum puas di tahun 2019, kini pihak LG pun akhirnya benar-benar menciptakan smartphone dengan dual layar tanpa LG Dual Screen. Smartphone ini mereka berikan nama sebagai LG Wing, dimana salah satu layarnya tersebut bisa diputar hingga sudut 90 derajat.

Dalam basic mode, keberadaan layar kedua ini tidak diputar, dimana hal itu akan membuat LG Wing menyerupai ponsel pada umumnya, hanya saja ukurannya lebih tebal dibandingkan smartphone lainnya. untuk layar utamanya memakai panel P-OLED 6.8 inch dengan memiliki resolusi FHD Plus.

BACA JUGA  Nokia Rilis C20 Plus, HP Android Murah Sejutaan

Sementara untuk layar keduanya berukuran lebih kecil yakni 3.9 inch OLED. Dimana pada bagian punggunya sudah dilapisi dengan material thermoplastic yang diklaim mampu melindungi bagian layar dalam dari goresan nantinya.

Sejumlah peredam hidrolik tak lupa dimasukkan kedalam ponsel tersebut untuk mengurangi tekanan pada saat layar sekunder ini diputar. Namun lagi-lagi, inovasi yang di hadirkan oleh LG ini juga dianggap kurang menarik oleh konsumen maupun perusahaan lain.

  1. Kamera Ultrawide

Selain bermain pada bagian layar, pihak LG ini ternyata juga sebagai ‘pencetus’ teknologi kamera kekinian saat ini. Penggunaan kamera ultrawide saat ini menjadi salah satu komponen wajib pada ponsel baru, lantas siapakah perusahaan yang pertama kali mengenalkan teknologi tersebut??

Adalah LG dengan perangkat mereka yang bernama LG G5, selain menjadi ponsel modular perangkat ini juga menjadi smartphone pertama dengan teknologi ultrawide didalamnya. Awalnya teknologi dipakai oleh ponsel kelas atas, namun sekarang sudah banyak ponsel kelas menengah yang menggunakannya, bahkan kelas entry level pun juga tak mau ketinggalan.

Selain ultrawide mode, LG juga menjadi produsen pertama yang mengenalkan fitur dual kamera selfie pada perangkat mereka yakni LG V10 di tahun 2015 lalu, yang mana untuk kamera gandanya memakai lensa ultrawide tersebut.

Keberadaan lensa ultrawide ini memang dinilai sangatlah membantu, karena nantinya pengguna tidak akan repot-repot lagi dalam mengambil gambar dengan sudut pandang yang lebih luas.

  1. Audio Mumpuni Di Dalam Ponsel

Selain kamera, fitur keren yang juga dicari oleh pengguna smartphone adalah kemampuan audionya. Ditahun 2016 lalu, perusahaan LG telah mengenalkan smartphone terbaru mereka dengan sebutan LG V20, dimana salah satu keunggulan dari ponsel ini adalah dukungan audio mumpuni dengan sebutan Quad-DAC.

Fitur audio tersebut menjadi yang pertama kali disematkan kedalam smartphone, dan konon banyak sekali orang yang terkesima akan suara yang dihasilkan oleh audio tersebut. Dan saat ini, tak sedikit perusahaan yang menggunakan fitur audio mumpuni dalam ponsel, seperti teknologi audio Harman Kardon yang dipakai pada Mi 11, maupun Samsung yang memakai Dolby Atmos.

Namun sekadang, dengan mundurnya perusahaan LG dari persaingan bisnis smartphone global maka bisa dipastikan tidak akan ada lagi berbagai produk terbaru dari mereka, dan mungkin untuk ide-ide ‘gila’ didalam smartphone terbaru pun bakalan jarang anda temui lagi.