Menu Sarapan yang Bikin Ramping, Program Diet Tetap Sehat!

Wanita, adalah makhluk yang kebanyakan lebih ribet dibandingkan pria. Mulai dari cara menata rambut, berdandan sampai dengan sibuk mikirin berat badan yang mayoritas adalah kaum hawa.

Berbeda dari kebanyakan pria yang lebih enjoy menikmati hal-hal dalam dirinya. Permasalahan yang seringkali di hadapi wanita adalah persoalan berat badan. Bahkan jika hanya 1kg saja berat badan mengalami kenaikan dari biasanya, bikin geleng-geleng bingungnya. Kegiatan seperti jogging, fitnes dan mengatur pola makan akan rutin dan telaten di lakoni demi mendapatkan berat badan idealnya.

Mirisnya ada yang salah jalur, dan tanpa disadari bisa berakibat fatal. Apa sih? Misalnya kelewatan dalam menahan lapar. Padahal diet bukan menahan lapar, atau tidak makan sama sekali. Tetapi diet adalah kegiatan menurunkan berat badan dengan mengatur pola makan sesuai tahapan yang benar.

Bahkan ada yang sampai mengonsumsi minuman pelangsing guna mendapatkan tubuh langsing. Jangan! Ini tidak disarankan sekali, terlebih jika kamu tidak mengenali produk tersebut. Lagipula, dengan rutin berolahraga dan menjaga pola makan serta mengatur menu sehat sudah bisa membantumu.

Terutama jangan pernah takut untuk sarapan. Kebanyakan wanita enggan untuk makan pagi karena banyak menilai bisa gendutan. Justru tanpa sarapan tubuh tidak bisa menciptakan energi, akibatnya bisa lemas tak bertenaga. Tapi tenang saja, berikut telah di rangkum menu sarapan yang bisa bikin ramping tapi tetap sehat dan berenergi.

  1. Ubi Jalar

Nah, siapa sangka makanan umbi-umbian yang katanya bikin seret justru bisa membantu membakar lemak. Yups, ubi jalar bisa menjadi menu sarapan bagi kamu yang ingin diet. Ubi jalar adalah makanan mengandung karbohidrat yang lambat dicerna.

Alhasil saat kamu mengonsumsinya akan merasa kenyang lebih lama. Di dalam ubi jalar juga mengandung karotenoid dan antioksidan yang mampu menstabilkan kadar gula darah, mengurangi resistensi insulin, dan membantu tubuh secara efisien mengubah kalori menjadi energi.

Ubi jalar bisa di olah dengan di goreng, oven, bakar, kukus maupun di rebus untuk lebih mudahnya. Meskipun ada banyak kreasi yang bisa di gunakan, namun akan lebih sehatnya di kukus atau rebus saja.

  1. Selai Kacang

Kacang adalah jenis makanan yang banyak di hindari oleh wanita lantaran kabarnya bisa menimbulkan jerawat. Sebetulnya, kurang tepat juga karena ada beberapa orang yang mengonsumsi atau ngemil kacang dalam jumlah lumayan banyak dan kulit wajah tidak berjerawat.

BACA JUGA  5 Gaya Hidup Sederhana yang Bisa Bikin Bahagia!

Terlepas dari kabar kacang yang bisa menyebabkan jerawat, ternyata makanan ini bisa membantu menurunkan berat badan lho! Kok bisa?

Tepatnya adalah selai kacang, dimana di dalamnya mengandung satu lemak tak jenuh yang menurunkan kolesterol dan merupakan sumber protein nabati yang sangat baik. Berdasarkan penelitian terbaru yang dipresentasikan pada Konferensi Tahunan Society for Endocrinology, ketika protein dicerna dan dipecah menjadi asam amino dalam tubuh, maka salah satu asam amino yaitu fenilalanin menginduksi hormon yang akan membantu mengurangi nafsu makan.

Dengan kata lain hal itu mengarah pada pembakaran lemak dan penurunan berat badan. Umumnya selai kacang dinikmati bersama roti.

  1. Telur

Melansir Detik Health, telur kaya akan protein dan mengandung banyak vitamin serta mineral seperti selenium dan riboflavin. Kandungan protein di dalam telur cukup tinggi bisa membuat kamu tetap kenyang hingga waktu makan siang.

So, sarapan telur bisa membantu kamu menurunkan berat badan. Penelitian yang dilakukan terhadap 152 orang dewasa menemukan bahwa mengganti sarapan dengan telur selama delapan minggu bisa mengurangi berat badan 65% dan lingkar pinggang hingga 34%.

Kamu bisa mengkreasikan sarapan telur dalam sebuah salad. Ya, salad sayur dengan aneka sayuran hijau dan potongan telur rebus kemudian menggunakan saus salad mungkin akan lebih menarik.

  1. Smoothies

Smoothies bisa dibilang termasuk kategori minuman atau mirip jus, tetapi bisa juga layaknya bubur karena kental. Ada sebagian orang membuat smoothies dari buah-buahan segar, boleh saja untuk yang ingin diet. Namun smoothies yang untuk sarapan kali ini berbeda, yakni menggunakan beberapa jenis sayuran dan buah rendah kalori. Campuran buah dan sayur tersebut akan menyuplai banyak serat di tubuh dan membuat perut terasa kenyang lebih lama.

  1. Pisang

Buah pisang mengandung banyak serat dan rendah karbohidrat. Dalam satu porsi buah pisang hanya mengandung 100 kalori. Meski begitu pisang bisa membantu menahan lapar. Maksudnya adalah, dengan sarapan pisang perut akan kenyang cukup lama.

  1. Oatmeal

Oatmeal adalah makanan terbuat dari gandum, yang kini sudah banyak tersedia kemasan instan dan bisa dibeli di supermarket terdekat. Nah, oatmeal ini bisa kamu kreasikan menjadi makanan unik seperti bubur, smoothies atau yang lainnya. Tapi di sarankan buat kamu yang sedang menjalani diet agar mengolah oatmeal menjadi bubur sarapan di pagi hari.

Oatmeal mengandung beta-glucan, adalah sebuah Zat yang bisa mengendalikan gula darah pada penderita diabetes dan juga menurunkan nafsu makan yang berlebihan.

  1. Buah Kiwi
BACA JUGA  Pola Makan Salah Saat Puasa yang Harus Dihindari

Bisa dibilang Kiwi adalah kategori buah tergolong langka, tak seperti apel atau pir yang setiap hari tersedia di pasaran. Banyak yang begitu suka dengan si hijau imut dan sedikit berbulu ini karena rasanya yang segar dan unik.

Buah kiwi bisa menjadi daftar menu sarapan agar tetap terjaga berat badannya. Bahkan mengonsumsi buah kiwi dalam jumlah banyak mampu menurunkan kadar air berlebihan di dalam tubuh yang selama ini turut menyumbang kenaikan berat badan.

Selain itu kiwi juga mengandung pektin. Senyawa yang dikenal berfungsi sebagai penurun nafsu makan sehingga kamu lebih bisa mengontrol kalori yang masuk dalam tubuh.

  1. Yogurt

Yogurt memang dikenal sebagai makanan olahan susu dengan kandungan protein cukup tinggi. Kandungan protein di dalamnya ini yang mampu meningkatkan energi di dalam tubuh dan mencegah kamu mudah lapar saat siang hari.

Yogurt sendiri juga tak begitu banyak mengandung kalori. Maka dari itu kemungkinan meningkatkan obesitas sangat kecil.

Aturan Sarapan yang Tepat dan Benar

Sarapan setiap orang berbeda-beda, mau bagaimanapun dan dengan apapun sah-sah saja selama tidak menggangu ketenangan orang di sekitar.

Namun akan lebih baik jika sarapan dilakukan dengan kriteria yang sudah di penuhi misalnya seperti di bawahnya.

  • Usahakan untuk tidak banyak menyantap karbohidrat sederhana. Karbohidrat sederhana adalah yang terdiri dari mi instan, nasi putih, atau sesuatu yang manis.
  • Usahakan porsi makan sedang dan tidak terlalu banyak. Jika kamu mengonsumsi makanan dengan ukuran jumbo apalagi karbohidrat sederhana, kondisi mengantuk bisa muncul kapan saja.
  • Kurangi lebih banyak atau bahkan hindari makan makanan yang terlalu asam atau pedas. Jika kamu memiliki perut yang sensitif, kemungkinan besar akan merasakan sakit yang cukup intens dan bisa berbahaya.
  • Protein dan serat adalah kebutuhan tubuh yang paling utama saat menjalani diet. Karbohidrat boleh, asalkan yang berjenis kompleks seperti beras merah karena bisa meningkatkan rasa kenyang. Sehingga dengan makan nasi beras merah akan lebih lama merasa lapar.
  • Buah dan sayur adalah daftar menu cukup penting dalam kriteria sarapan yang benar. Ini di rekomendasikan karena tidak terlalu membebani pencernaan.

Jadi sarapan itu penting sekali meskipun dalam program diet. Semoga informasi ini membantu.