Batu Bisa Jadi Penahan Sakit Perut Ketika Ingin BAB, Mitos atau Fakta?

Setiap orang tentu normal-normal saja, mengalami mules karena ingin buang air besar (BAB). Namun kondisi seperti ini seolah tidak bisa di ajak kompromi, namanya juga sakit tentunya tidak ada yang tahu.

Dibeberapa momen, dalam acara formal misalnya. Ketika sakit perut entah sedang meeting, presentasi, atau acara penting lain tentu enggan untuk ditinggalkan. Perasaan malu atau sungkan tentu saja ada, dan inilah masalah yang umum di alami oleh banyak orang. Anehnya, hingga detik ini masih cukup terlihat seseorang memegangi batu untuk meredakan sakit perut karena ingin BAB.

Ya, sejak lama batu di percaya sebagai penahan rasa ingin BAB. Namun belum diketahui lebih jauh apakah hal itu mitos atau fakta. Sugesti mungkin?

Sebelum lebih jauh menyampaikan tentang bab batu untuk mencegah rasa ingin BAB, perlu diketahui semua bahwa kondisi seperti ini adalah normal. Justru semakin bagus jika seseorang yang setiap paginya merasakannya dan membuang air besar. Jadi kegiatan seperti ini adalah bentuk pembuangan sisa makanan yang tidak bisa diserap oleh tubuh. Jadi buat apa menahan sampah?

Sebaiknya ketika sedang dalam acara formal tetap harus membuangnya. Tapi cukup di maklumi apabila acara formal tersebut cukup ramai atau serius sehingga enggan di tinggalkan, entah tidak ingin kehilangan topik atau perasaan malu. Terlalu sering menahan sakit perut juga bisa beresiko pada kesehatan. Kapan seseorang mengalaminya?

Tidak tentu semua mengetahui kapan sakit perut karena mules terjadi. Namun ada beberapa seseorang yang cukup hafal menandai dirinya sendiri. Ada yang setiap pagi, ada yang setelah sarapan, setelah minum air putih, menghadapi sesuatu yang bikin nerveous, dan ketika sesudah makan makanan pedas. Jika kamu salah satu yang hafal terjadinya mules di perutmu sendiri, lebih waspada lah sebelum memulai atau berkumpul dama acara agar tidak mengganggu.

Batu Dipercaya Sebagai Penahan Ingin BAB Sejak Kuno

Kalau sudah begitu, solusi yang sering dilakukan kebanyakan orang adalah dengan memegang batu. Hal ini sesuai dengan kepercayaan sejak lama bahwa batu cukup ampuh meredakan mules. Belum ada penelitian ilmiahnya, namun para ahli mengatakan bahwa besar kemungkinan hal itu hanyalah sebuah sugesti.

BACA JUGA  Cara Menghilangkan Noda Kuning di Baju Putih Tanpa Repot

Ketika kamu mendengar bahwa batu bisa jadi penahan rasa ingin BAB, kamu akan melakukannya sebagai solusi. Kamu melakukannya karena sebagai solusi, sehingga disaat otak kamu sudah menangkap “Batu sebagai penahan sakit perut karena ingin BAB” maka hal itu akan terjadi, yaitu mampu menahan sakit perut.

Jadi, sugesti itu mengalihkan perhatian dari yang awalnya fokus mikirin sakit perut menjadi fokus ke batu. So disitulah, seseorang bisa menahan dengan batu sampai setidaknya situasi memungkinkan untuk BAB lantaran tersugesti. Tentunya cara tersebut tidak dianjurkan untuk dilakukan terlalu sering.

Terlalu sering menahan sakit perut bisa membuat otot usus menjadi bengkak. Sehingga akan memicu peradangan, infeksi, hingga pertumbuhan sel kanker, khususnya kolon. Apakah semua penyakit ini tidak berbahaya?

Sebaiknya jangan menahan-nahan buang air kecil dan buang air besar. Dalam kondisi apapun, sempatkan dan jika dalam momen formal atau kerja, maka ijinlah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.