Diculik 33 Tahun Silam, Netizen Bantu Pria di China Bertemu Ibunya Lagi

LiputanTimes.com – Diculik 33 tahun yang lalu, seorang pria berhasil bertemu kembali dengan ibu dan keluarga kandungnya.

Berita diculik 33 tahun lalu itu datang dari China, yaitu Li Jingwei yang diculik ketika masih berusia 4 tahun.

Diculik 33 tahun tidak membaut Li Jingwei lupa akan kampung halaman dan ibunya, padahal dia sudah memiliki hidupnya sendiri.

Lalu bagaimana kisah dibalik kejadian mengharukan tersebut? Simak kisahnya berikut ini.

BACA JUGA  Alasan Haru Pria Lulusan S-2 Ini Tinggalkan Pekerjaan dan Pilih Jualan Balon, Padahal Dulu Manager

Diculik 33 Tahun Lalu, Mencari Ibu Lewat Ingatan

Pada saat berusia empat tahun, Li Jingwei diculik oleh tetangganya yang menggunakan mainan sebagai umpan dan dijual ke sebuah keluarga ribuan kilometer dari tempat kelahirannya.

Li Jingwei diperlakukan seperti anak sendiri oleh keluarga barunya, tetapi dia selalu teringat terhadap kampung halamannya dan keluarga kandungnya.

Waktu berlalu dan Li Jingwei pun akhirnya menikah dan memiliki keluarganya sendiri, tetapi kehidupan berkeluarga semakin mengingatkannya akan sang ibu kandung.

Ternyata, selama bertahun-tahun dia telah berusaha menggambar peta desa kelahirannya menggunakan ingatannya ketika masih kecil.

Pria itu pun meminta tolong kepada netizen dan pihak kepolisian untuk mencari tahu di mana letak desa kelahirannya melalui peta yang digambarnya dan petunjuk-petunjuk lain yang dia ingat.

BACA JUGA  Momen Persahabatan Bocah dengan Teman Disabilitas Bikin Netizen Haru!

Netizen Pertemukan Ibu dan Anak Setelah Diculik 33 Tahun

Cerita dan peta yang ditunjukkan oleh Li Jingwei pun kontan viral dan netizen pun mendukung sepenuhnya agar keluarga tersebut bisa bertemu kembali.

Li Jingwei juga memberikan sampel darahnya kepada pihak kepolisian untuk diselidiki dan memberikan keterangan tentang kampung halamannya.

Petunjuk yang dikumpulkan Li Jingwei dan netizen pun membuahkan hasil ketika pihak kepolisian berhasil melacak desa tersebut sebagai desa Zhaotong di pegunungan provinsi Yunnan.

Setelah 33 tahun terpisah, Li Jingwei pun spontan bersujud di kedua kaki ibu kandungnya ketika mereka akhirnya bertemu pada 1 Januari 2021 silam.

“Aku sadar usia kedua orang tuaku pasti sudah sangat tua. Aku khawatir mereka keburu meninggal jika menunggu terlalu lama,” tutur Li Jingwei. Sayangnya, sang ayah sudah meninggal pada saat itu.

BACA JUGA  Kisah Inspiratif Driver Ojol ke Amerika dan Sekarang Digaji Dollar!

Penutup

Li Jingwei tidak mempublikasikan identitas keluarga angkatnya karena dalam pengakuannya, mereka juga adalah keluarga yang sudah membesarkannya hingga sekarang.

Semoga kisah ini menjadi inspirasi dan membuat kita semua bersyukur dengan keluarga yang dimiliki. Sampai jumpa lagi di artikel-artikel viral berikutnya.

***