fbpx

Link Buat Pantau dan Status Terkini Erupsi Gunung Semeru

Semeru mulai erupsi kembali pada Minggu,(04/12/2022). Tepat setahun lalu, juga 4 desember tahun 2021 gunung Semeru yang terletak di antara kabupaten Lumajang dan Malang tersebut juga sempat alami erupsi.

Erupsi yang terjadi kali ini disertai dengan Awan Panas Guguran (APG) dan aktivitas gempa. Sementara minggu pagi pukul 06.00 WIB gunung Semeru dilaporkan masih dalam status siaga (level 3).

Lalu mulai pukul 18.00 WIB status terbaru gunung Semeru naik menjadi awas aliaa level 4. Pada hari ini, Senin 5 Desember pada pukul 00.00 – 06.00 WIB gunung Semeru alami erupsi yang mengakibatkan gempa letusan.

Gempa tersebut menghasilkan letusan dengan amplitudo 11 – 12 mm dengan durasi 65 – 120 detik. Kemudian gempa juga terjadi satu kali berupa Awan Panas Guguran amplitudo 25 mm berdurasi 286 detik.

Kini kondisi dan status gunung Semeru di atas dapat di pantau secara berkala melalui website resmi Magma Indonesia dengan alamat magma.esdm.go.id.

Situs tersebut merupakan buatan PVBMG (Pusat Volkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Apabila akan memantau status gunung Semeru terkini melalui website Magma Indonesia tersebut, berikut adalah tata cara lengkapnya.

  • Kunjungi link pantau situs gunung Semeru di alamat https://magma.esdm.go.id/.
  • Kemudian akan muncul peta sebaran gunung api yang ada di Indonesia.
  • Apabila peta telah muncul, klik ikon garis tiga dan pilih opsi “Cari Gunung Api”.
  • Next, cari dengan kata kunci “Gunung Semeru” maka peta akan otomatis menavigasi ke titik lokasinya.
  • Saat titik lokasi sudah ditemukan, akan muncul legenda di peta yang melambangkan status gunung Semeru terkini.
  • Nah, klik legenda tersebut guna mendapatkan informasi yang lebih rinci mengenai kondisi dan status gunung semeru saat ini.
  • Nantinya informasi yang tertera disana akan di update secara berkala per enam jam sekali.

Itulah cara lengkap memantau status gunung Semeru terkini. Untuk informasi tambahan, website magma.esdm.go.id bukan hanya menampilkan informasi kondisi terkini gunung Semeru, namun juga memberikan saran tindakan yang harus dilakukan oleh masyarakat.

BACA JUGA  Nonton Film Redeeming Love (2022), Ini Link dan Sinopsisnya

Karena status gunung Semeru saat ini adalah Awas, maka terdapat beberapa saran tindakan yang di sajikan pada situs tersebut. Adapun untuk rincian saran tersebut yakni sebagai berikut:

Tidak boleh melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 17 km dari lokasi puncak (pusat erupsi).

Diluar jarak yang disebutkan itu masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan. Hal itu karena berpotensi terlanda perluasan awan panas serta aliran lahar hingga jarak 19 km dari puncak.

Kemudian, dilarang melakukan aktivitas dalam radius 8 km dari kawah/ puncak gunung karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar yang sangat panas.

Mewaspadai potensi awan panas guguran, lahar, dan guguran lava disepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak gunung Semeru. Terlebih lagi di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Kembar, Besuk Bang, serta Besuk Sat dan potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakab anak sungai dari Besuk Kobokan.