fbpx

Perempuan Muslim Pertama ke Luar Angkasa yang Sekarang Jadi CEO!

LiputanTimes.com – Nama Anousheh Ansari sempat menjadi perbincangan hangat warganet dunia karena berhasil menjadi perperempuan muslim pertama ke luar angkasa.

Saat berumur 40 tahun, dia menciptakan sejarah setelah menjadi perempuan muslim pertama ke luar angkasa pada tanggal 18 September 2006 silam.

Selain menjadi perempuan muslim pertama ke luar angkasa, Ansari juga memiliki segudang pencapaian lain yang sangat membanggakan di dalam hidupnya.

Seperti apakah sosok dan kisah hidup sang wanita sukses asal Amerika Serikat yang berdarah Iran ini? Simak informasi singkatnya berikut ini!

 

BACA JUGA  Perempuan Ini Protes Ke Kemendikbud Tentang Peran Pencari Nafkah Di Soal Ujian

 

Kisah Hidup Perempuan Muslim Pertama yang Terbang ke Luar Angkasa

Lahir di Mashhad, Iran, Anousheh Ansari dan orang tuanya berimigrasi ke Amerika Serikat pada tahun 1984 saat masih seorang remaja.

Berkat sifatnya yang rajin dan pantang menyerah, Ansari lulus sebagai sarjana bidang teknik elektro dan ilmu komputer dari George Mason University di Fairfax, Virginia.

Tidak berhenti di situ, Ansari kemudian melanjutkan pendidikkannya dan berhasil mendapat gelar master dari Universitas George Washington di Washington D.C.

Saat bekerja, dia bertemu dengan seorang lelaki yang sama-sama bermigrasi dari Iran bernama Hamid dan mereka menikah pada tahun 1991.

Keduanya mendirikan sebuah perusahaan teknologi bernama Telecom Technologies, Inc pada tahun 1993 yang diakusisi Sonus Networks, Inc pada tahun 2000.

 

BACA JUGA  Kebangetan! Laki-laki Ini Ngintip Perempuan Yang Numpang Pipis Di Rumah Temannya, Eh Ternyata...

 

Berkesempatan Menjadi Perempuan dan Muslim Pertama ke Luar Angkasa

Pada tahun 2006, Ansari mendapatkan peluang untuk pergi ke luar angkasa saat seorang astronaut asal Jepang bernama Daisuke Enomoto mengalami masalah kesehatan.

Ansari yang merupakan astronaut cadangan akhirnya berkesempatan untuk pergi ke luar angkasa menggunakan pesawat luar angkasa Soyuz TMA-9.

Selama sembilan hari, Ansari mengunjungi stasiun luar angkasa internasional untuk melakukan sejumlah penelitian tentang kondisi tubuh manusia saat berada di luar angkasa.

Saat misinya selesai, dia sukses mendarat dengan selamat di Kazakhstan dan disambut oleh seorang pejabat dan suaminya.

 

BACA JUGA  Rekomendasi Scalp Shampoo Terbaik untuk Menyehatkan Kulit Kepala Pria dan Wanita

 

Penutup

Setelah kembali ke Bumi, Ansari kembali bekerja sebagai pebisnis dan menjabat sebagai CEO di sebuah perusahaan teknologi.

Ansari mengaku jika dia pergi ke luar angkasa untuk memberikan inspirasi kepada banyak orang, terutama untuk para wanita muda di seluruh dunia.

Semoga informasi yang diberikan bisa bermanfaat, sampai jumpa di artikel lainnya!

***