Kehilangan Kedua Kakinya, Pak Irfan Tetap Semangat Mencari Nafkah

Kehilangan kedua kaki memang sesuatu yang tak di harapkan. Bahkan, untuk menumpu tubuh kita saat beraktivitas pun menggunakan kaki.

Memang tak sesempurna dulunya, kondisi fisik Pak Irfan pantas menjadi perhatian. Namun, kegigihan dan semangatnya lah yang harus kita contoh. Dengan kondisi fisik, kaki yang tidak utuh beliau tetap semangat menjadi kepala rumah tangga yang bertanggung jawab.

Demi membantu sang istri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, pak Irfan bekerja agar sedikitnya bisa menambah untuk kebutuhan harian.

Pak Irfan, dulunya seorang buruh cat yang mengalami insiden memilukan. Pada saat melaksanakan pekerjaan ia kecelakaan tertimpa sengatan listrik, sehingga siapa sangka Tuhan berkehendak lain dengan mengambil kedua kakinya tersebut.

Disitulah awal mula kejadian kecelalaan kerja yang di alami pak Irfan. Sebab dengan kondisinya tersebut, tentu untuk bekerja sebagai buruh cat tidak akan maksimal. Lantaran hal itu pak Irfan dengan terpaksa diberhentikan dari pekerjaannya.

Nasib memang tak ada yang tahu, kapan berubah. Kini aktivitas beliau adalah berjualan layangan dari hasil buatannya sendiri yang dijual Rp. 2000. Biasanya ia membuat 10 buah layangan setiap harinya.

Penghasilan yang seringkali ia dapatkan adalah Rp. 10.000, yang cukup tak cukup itulah usaha yang bisa diberikan kepada istri untuk membantu.

Pak Irfan mempunyai tiga orang anak yang masih kecil, dua perempuan dan satu laki-laki. Istrinya hanya berjualan makanan kecil di depan rumah dengan hasil yang tak seberapa.

Seorang ayah dan ibu, mereka akan berjuang untuk anak-anaknya sekalipun bertaruh nyawa. Tidak ada orangtua yang tega melihat anaknya kelaparan.

#PejuangKebaikan, maukah berbagi rizky kepada keluarga kecil pak Irfan? Uluran tangan kita sangat berarti untuk mereka.

Bagi anda yang ingin memberikan donasi, silakan klik link dibawah ini:

BACA JUGA  Kisah Haru Kakek Nangis Gendong Cucu Setelah Menanti 3 Tahun