fbpx
cristiano ronaldo pensiun

5 Alasan Kuat Untuk Ronaldo Pensiun dari Timnas Portugal

Seperti yang kita ketahui bersama, jika timnas Portugal secara mengejutkan tersingkir dari ajang Piala Dunia 2022 di babak 8 besar. Cristiano Ronaldo cs takluk oleh timnas Maroko dengan skor tipis 1-0 saja, meskipun begitu skot tersebut sudah cukup memaksa Portugal harus angkat koper dari Qatar.

Setelah kekalahan Portugal tersebut, kini sorotan ada pada diri sang kapten yakni Cristiano Ronaldo. Banyak yang menyarankan kepada Ronaldo supaya pensiun dari timnas Portugal sekarang, terlebih dalam pertandingan terakhir melawan Maroko sang mega bintang tidak jadi pilihan starter oleh sang juru taktik.

CR7 baru dimasukkan kedalam lapangan ketika Portugal terntinggal 1-0 di menit ke-42 melalui tandukan Youssef En-Nesyr. Ronaldo masuk pada menit ke-51 menggantikan posisi Ruben Neves. Banyak orang yang melihat jika sudah saatnya Cristiano Ronaldo Pensiun usai tersingkrinya timnas Portugal di ajang Piala Dunia 2022.

Dikutip dari laman Okezone, sedikitnya ada 5 alasan kenapa Cristiano Ronaldo harus pensiun dari timnas Portugal, berikut ulasanya.

5 Alasan Cristiano Ronaldo Harus Pensiun dari Timnas Portugal

1. Faktor Umur

Alasan utama kenapa Cristiano Ronaldo harus pensiun dari Tim nasional Portugal sesudah tersisih dari ajang Piala Dunia 2022 Qatar ini adalah faktor usia.

Seperti yang kita ketahui, jika saat Ronaldo usianya sudah tidak muda lagi bagi pemain sepakbola. Kini usia Cristiano Ronaldo sudah 37 tahun, dan pada bulan Februari 2023 mendatang usianya genap 38 tahun, sudah hampir menyentuh kepala 4.

cristiano ronaldo pensiun dari timnas

Tentu semakin bertambahnya usia Ronaldo maka juga bakal mengalami penurunan performa, meskipun penampilannya keren dan masih fit, namun berbeda saat dirinya masih mudah dulu. Sudah saatnya peran Ronaldo digantikan oleh pemain muda bebakat lainnya, semacam Joao Felix maupun penggawa Portugal lain.

BACA JUGA  Jadwal Live Streaming Argentina Vs Prancis Final Piala Dunia 2022

2. Tidak Perlu Pembuktian

Ronaldo bisa juga ambil langkah pensiun dari Tim nasional Portugal saat ini selesai mereka tersisih di Piala Dunia 2022 karena dia sudah tidak perlu lagi pembuktian masalah prestasi kepada publik di seluruh dunia. Ronaldo telah di pandang sebagai satu diantara pemain sepak bola terbaik di dunia karena profesinya yang begitu hebat, baik itu saat membela tim nasional, klub, maupun penghargaan individu.

Bersama Tim nasional Portugal sendiri, CR7 telah tampil di banyak pertandingan, tercatat Ronaldo telah menorehkan 196 caps bersama timnas Portugal. Selama itu, ia telah menyumbangkan 118 gol dan sempat membawa negaranya jadi jawara Piala Eropa edisi tahun 2016. Merupakan pencapaian yang luar biasa sebagai seorang sepakbola profesional saat ini, tidak hanya berprestasi untuk klub namun juga untuk tim nasional.

3. Fokus dengan Berkarir di Klub

Alasan ke-3  kenapa Cristiano Ronaldo perlu pensiun adala ia dapat konsentrasi dengan membela klubnya saat ini. Apa lagi sekarang Ronaldo harus cari klub baru usai kontraknya diputus oleh Manchester United beberapa waktu lalu karena berani speak up tentang kondisi tim.

Sampai sekarang,  Cristiano Ronaldo juga belum menentukan ke klub mana dirinya bakal meneruskan karir sepakbola, meski sebenarnya beredar kabar yang menyebutkan jika klub Al Nassr dari Arab Saudi telah dikaitkan dengan sang mega bintang tersebut.

Belum ada konfirmasi resmi baik dari Ronaldo maupun sang agen terkait rumor yang berhembus dengan total nilai transfer yang fantastis.

4. Performa Sudah Tidak Semoncer Seperti Saat Muda

Seperti yang sudah kita singgung di awal tadi, jika usia ini sangat berpengaruh pada performa seseorang di lapangan. Meskipun dari segi fisik nampak fit dan bertenaga, namun kemampuan skill dari Ronaldo sudah mulai menurun seiring dengan usianya yang bertambah.

Sang pemain legenda dari Manchester United yang sekarang jadi Pandit, Gerry Neville memberikan pendapatannya.

saatnya cristiano ronaldo pensiun

“Saat Ten Hag yang menempatkannya di bangku cadangan, ia menjelaskan jika manager United ingin meremehkan kehebatannya. Tetapi, di pertandingan melawan Swiss, Fernando Santos (pelatih Portugal) juga melakukan. Dia padahal mempunyai hubungan yang luar biasa dengan Ronaldo sepanjang 8 tahun,” ujar Neville, dikutip dari Tuttomercatoweb.

BACA JUGA  Demi Hidupi 3 Anak, Ibu Muda Jadi Driver Online Kerja Hingga 10 Jam!

“Cristiano perlu dikasih tahu yang sebenarnya jika apa yang ia kerjakan diakhir kariernya ini tidak pada tempatnya. Saya tidak kaget bila ia masuk dan cetak gol kemenangan, tapi suasana hatinya yang buruk ialah beberapa hal yang perlu dibuang, itu sekali tidak pas buatnya,” tambahnya.

Dari fakta yang ada selama ajang Piala Dunia 2022 ini, Cristiano Ronaldo baru cetak satu gol dan itu pun dari titik putih. Dengan Portugal telah tersisih dari ajang 4 tahunan tersebut, maka sudah pasti Ronaldo tidak dapat lagi menambahkan koleksi golnya di ajang Internasional tersebut.

5. Tim nasional Portugal Baik-baik saja Tanpa Ronaldo

Salah satu alasan terakhir kenapa Ronaldo harus pensiun dari Tim nasional Portugal ialah keadaan di tim nasional sekarang ini. Kita bisa meliha jika timnas Portugal sebenarnya dapat bekerja dengan baik meski tanpa Ronaldo di dalam lapangan.

Hal ini bisa dilihat dari beberapa pertandingan ketika Cristiano tidak bermain, pada pertandingan terakhir melawan Swiss timnas Portugal mampu menang dengan skot telak 6-1. Hal itu pun menjadi kemenangan paling besar yang dicapai Portugal di Piala Dunia 2022 selama ini.

Bahkan di pertandingan sebelumnya Portugal juga mampu memperoleh kemenangan ketika Ronaldo tidak bermain. Bukan berati Cristiano Ronaldo pembawa sial, hanya saja seluruh skuad dari timnas Portugal ini tetap bisa bermain baik meski tanpa ada sang megabintang.

Mungkin ini sudah saatnya dan waktu yang tepat bagi Cristiano Ronaldo untuk pensiun, karena generasi penerusnya sudah mampu bersaing dengan negara lain di kancah internasional.

Nah itu tadi beberapa alasan kenapa sudah saatnya Cristiano Ronaldo pensiun usai timnas Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2022. Apakah anda setuju?