fbpx

5 Daya Tarik Infinix Zero X Pro di Pasar Kelas Menengah

Infinix memang tampak agresif sepanjang tahun 2021, seperti gemar meluncurkan ponsel baru di pasar Indonesia. Salah satu smartphone terbarunya yang diluncurkan adalah Infinix Zero X Pro yang didapuk sebagai produk flagship andalan. Sekelas flagship tentunya Zero X Pro dibekali spesifikasi mumpuni. Kamera utama dengan resolusi 108 MP dan lensa telephoto 8 MP berkemampuan optical zoom sampai 5X menjadi salah satu daya tariknya.

Mengutip dari Detik Inet yang berkesempatan menjajal perangkat tersebut guna menguji performa, Selasa (22/11/21). Berikut ulasannya.

Desain

Untuk perangkat sekelas flagship tentu desain yang diciptakan pada Infinix Zero X Pro tidak mengecewakan. Jika diperhatikan memang mirip seperti iPhone 13 yang disebut memang terinspirasi oleh perangkat Apple. Dikatakan mirip iPhone 13 lantaran terdapat empat sisi datar dan finish yang mengkilat. Smartphone ini hadir dengan tiga pilihan warna yaitu Starry Silver, Nebula Black, dan Tuscany Brown.

Unit berwarna nebula black miliki desain unik dengan latar berwarna hitam ditambah gemerlap glitter menjadi aksen tambahan terletak di tengahnya. Sangat cantik sekali layaknya bintang-bintang yang ada di Galaksi Bima Sakti. Hal ini sebagaimana informasi yang dihimpun dari Detik Inet dengan menjajal varian warna black serta memberikan review.

Lapisan kaca sangat mewah terlihat di punggung belakang, menjadikan tampilan premium sekali. Lapisan kaca tersebut membuat bagian belakang ponsel Infinix jadi magnet sidik jari usai di pegang. Namun warna gelapnya tak begitu membuat sidik jari terlihat. Lapisan pada kacanya cukup licin, sehingga Infinix Zero X Pro dibekali dengan case silikon berwarna hitam yang tidak transparan.

Namun jika di pikir cuku sayang juga jika ponsel berwarna unik harus tertutup oleh case. Perusahaan merancang modul kamera belakangnya se estetika mungkin. Terlihat kamera utamanya menonjol terletak di bagian paling atas, terpisah dari dua kamera lainnya dan flash. Bahkan tonjolan kamera tersebut dibuat lebih tinggi sehingga membuat desain modul kamera ini terlihat sangat tebal.

Sementara itu untuk tombol power dan volume diletakkan di samping kanan bodi. Lucunya ukuran tombol volumenya dibuat lebih kurus dibandingkan tombol power, sehingga ada kemungkinan agak sulit dintekan. Pada bagian sisi kiri ponsel terdapat slot dual-SIM dan microSD yang bisa dimanfaatkan dengan optimal. Lalu peletakkan port USB di bagian bawah, berikut juga dengan speaker, dan headphone jack 3,5mm yang saat ini mulai sulit ditemukan di ponsel sekelasnya.

BACA JUGA  Beredar Tiruan iPhone 14 Pro Max Seharga Rp 1 Jutaan Doang

Display dan Audio

Usai menjelaskan soal desain, tampilan layar dan sederetnya tentu tak kalah di perhitungkan untuk di bahas. Layar Infinix Zero X Pro mempunyai display dengan desain poni atau (punch hole) yang terletak dibagian tengah atas. Ukurannya tidak terlalu besar, hanya saja dikelilingi oleh bingkai bentuk lingkaran yang mungkin akan dianggap sedikit menganggu oleh sebagian pengguna.

Bezeless pada bagian atas dan bawah layar terbilang cukup tebal, tetapi untuk yang bagian atas menyimpan senjata rahasia Infinix Zero X Pro yaitu lampu LED khusus untuk kegiatan selfie. Teknologi layar yang digunakan adalah AMOLED 6,78 inci dengan resolusi FHD+ serta didukung refresh rate 120Hz dan touch sampling rate 240Hz.

Bisa dibilang usungan layar smartphone Infinix tersebut sudah setara dengan ponsel flagship pada umumnya. Ketajaman layar dan kecerahannya dijamin mampu menghasilkan gambar yang mengagumkan, atau bahkan asyik untuk bermain game. Hanya saja Infinix Zero X Pro hanya kantongi sertifikasi Widevine L3 sehingga saat digunakan untuk menonton konten Netflix kualitasnya mentok di kualitas 480p.

Selebihnya tidak dijelaskan oleh Infinix apakah ponsel ini mendukung HDR atau tidak. Adapun yang pastu Zero X Pro tetap bisa menampilkan video 1080p HDR. Selain persoalan video, audio juga patut di perhitungkan disini. Smartphone Infinix ini sudah dilengkapi dengan satu speaker di bagian bawah. Pengguna juga tak perlu resah, meski tak di lengkapi dengan speaker stereo tak membuatnya lemah untuk hasilkan suara jernih dan kencang.

Speaker tersebut juga didukung oleh DTS Sound dari Dolby yang memungkinkan untuk mengatur mode audio dari empat opsi yang telah disediakan diantaranya smart, Music, Game dan Video. Tak ketinggalan fitur equalizer manual tanpa pilihan preset default. Pemindai sidik jari model optical terletak dibagian bawah layar memberikan kinerja cukup cepat dan akurat.

Antarmuka

Bicara soal antarmuka, Infinix Zero X Pro menjalankan sistem operasi Android 11 yang dibalut antarmuka XOS 7.6. Warna hitam mendominasi Antarmuka tersebut sehingga membuatnya terlihat futuristik dan gamer-sentris. Antarmuka bebasis XOS 7.6 bisa dibilang cukup mudah digunakan, akan tetapi tetap membawa banyak fitur tambahan yang bermanfaat untuk pengguna yang suka mengutak-atik ponsel mereka. Banyak pilihan kustomisasi yang ditawarkan oleh antarmuka tersebut mulai dari tema, font, widget, sampai pengaturan gestur.

BACA JUGA  Realme Pastikan Bakal Jualan HP Mahal

Guna menunjang produktivitas dan gaming di XOS 7.6, Infinix sertakan beberapa fitur seperti “smart panel” sebagai salah satunya. Keberadaan fitur tersebut memungkinkan pengguna dalam mengakses beberapa aplikasi favorit yang akan di tampilkan dalam floating window. Ada juga fitur Social Turbo yang membawa banyak fitur dan peningkatan untuk WhatsApp.

Sementara untuk gamer, ada fitur Game Mode yang bisa mengatur notifikasi, membatasi durasi bermain game, mengaktifkan floating windows, dan masih banyak lagi. Namun ada satu hal yang dirasa mengganggu dari XOS 7.6 tersebut yakni bloatware yang berupa aplikasi dari Infinix dan pihak ketiga.

Performa dan Baterai

Padahal masuk jajaran kelas flagship, namun ponsel Infinix Zero X Pro masih berbekal jeroan kelas menengah. Misalnya, penggunaan chipset MediaTek Helio G95 yang dipadukan dengan RAM 8 GB dan memori internal (ROM) 256 GB. Ada kemungkinan pemilihan chip guna menekan harga Infinix Zero X Pro agar tetap terjangkau meski menawarkan kamera serta layar mentereng.

Kendati demikian, tak berarti performanya mengecewakan. Kinerja helio G95 lebih dari cukup untuk berkegiatan sehari-hari baik dari segi multitasking maupun gaming yang semua akan berjalan mulus. Kapasitas baterai yang di pendam yakni 4.500 mAh dengan dukungan pengisian cepat 45W. Dengan charger bawaan, baterai smartphone ini bisa diisi penuh hanya dalam waktu sekitar satu jam. Bahkan Infinix juga menyediakan ragam fitur yang bisa diaktifkan untuk membuat baterai lebih awet dan menjaga kesehatan baterai itu sendiri.

Kamera

Fotografi menjadi sektor paling di diincar karena untuk memenuhi kebutuhan dokumentasi. Disini, Infinix Zero X Pro tawarkan kamera utama 108 MP dengan dukungan OIS yang disandingkan dengan lensa ultrawide 8 MP dan lensa telephoto periskop 8 MP yang bisa mendukung optical zoom 5x. Performa kameranya sendiri cukup memuaskan dan bisa dibilang perangkat superior. Jika ingin mengambil foto 108 MP harus diaktifkan terlebih dahulu lewat bilah yang ada di bagian atas viewfinder.

Hasilnya nanti tak akan jauh dibandingkan dengan foto 12 MP, dan sejujurnya foto 108 MP tersebut hanya akan makan tempat lantaran ukurannya yang cukup besar. Untuk lensa ultrawide agak mengecewakan, menghasilkan fotk noisy dan warna yang kurang punchy. Sedangkan lensa telephoto-nya mengambil foto dengan optical zoom sampai 5x secara default, dan hasilnya cukup bagus setara dengan kamera utamanya.