Poco kembali meramaikan pasar smartphone global dengan meluncurkan seri terbaru dari lini entry-level mereka, yakni Poco M8 Series. Dalam perilisan ini, sub-merek Xiaomi tersebut memperkenalkan dua varian sekaligus, yaitu Poco M8 reguler dan Poco M8 Pro.
Dari keduanya, varian Pro langsung mencuri perhatian karena membawa spesifikasi yang terbilang “naik kelas” untuk segmen ponsel murah. Salah satu nilai jual utama Poco M8 Pro terletak pada sektor daya. Perangkat ini dibekali baterai berkapasitas besar 6.500 mAh yang sudah menggunakan teknologi karbon silikon.
Berkat teknologi tersebut, kapasitas baterai dapat ditingkatkan tanpa membuat bodi ponsel menjadi terlalu tebal. Poco mengklaim daya tahan baterainya mampu bertahan hingga dua hari untuk penggunaan harian, atau sekitar 20 jam nonstop saat digunakan menonton video.
Tak hanya besar, pengisian dayanya pun terbilang ngebut. Poco M8 Pro sudah mendukung fast charging 100 watt, yang diklaim mampu mengisi baterai dari kosong hingga penuh dalam waktu kurang lebih 40 menit. Fitur ini tergolong jarang ditemukan di ponsel entry-level.

Dari sisi ketahanan, Poco juga meningkatkan standar perlindungan perangkat ini. Jika sebelumnya hanya mengantongi sertifikasi IP64, kini Poco M8 Pro sudah mengusung rating IP68/IP69K. Artinya, ponsel ini tahan terhadap debu, semprotan air bertekanan tinggi, suhu ekstrem, hingga mampu bertahan saat terendam air sedalam 1,5 meter selama 30 menit.
Beralih ke sektor fotografi, Poco M8 Pro mengandalkan kamera utama 50 MP yang menggunakan sensor Light Fusion 800 berukuran 1/1,55 inci. Kamera tersebut ditemani lensa ultra-wide 8 MP serta sensor depth 2 MP. Untuk kebutuhan swafoto dan video call, tersedia kamera depan 32 MP.
Performa perangkat ini ditopang chipset Snapdragon 7s Gen 4 yang dipadukan dengan RAM LPDDR4X hingga 12 GB serta penyimpanan internal UFS 2.2 dengan kapasitas maksimal 512 GB. Kombinasi ini membuat Poco M8 Pro cukup mumpuni untuk aktivitas multitasking hingga hiburan.
Dari segi tampilan, Poco M8 Pro mengusung layar AMOLED 6,83 inci beresolusi 1,5K dengan refresh rate 120 Hz. Layar tersebut mampu menghasilkan tingkat kecerahan puncak hingga 3.200 nit dan sudah mendukung Dolby Vision.
Untuk kenyamanan mata, tersedia teknologi peredupan PWM 3.840 Hz serta DC Dimming, sementara perlindungan layarnya dipercayakan pada Gorilla Glass Victus 2.
Melengkapi keseluruhan fitur, Poco M8 Pro juga dibekali sistem pendingin IceLoop berbasis liquid cooling, speaker stereo dengan Dolby Atmos, sensor sidik jari di dalam layar, konektivitas WiFi 6, serta Bluetooth 4.5. Dengan spesifikasi tersebut, Poco M8 Pro hadir sebagai pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan fitur kelas menengah dengan harga entry-level.
Spesifikasi Poco M8 Series
Berada satu lini dengan varian Pro, Poco M8 memang sekilas tampak punya desain yang serupa. Namun jika ditelusuri lebih dalam, kemampuan ponsel ini dibuat setingkat di bawah Poco M8 Pro. Perbedaan tersebut terlihat jelas dari sektor performa, kamera, hingga daya tahan yang tidak seagresif “kakaknya”.

Dari sisi layar, Poco M8 tetap tampil menarik untuk kelas menengah. Perangkat ini dibekali panel AMOLED berukuran 6,77 inci dengan resolusi Full HD Plus. Dukungan refresh rate 120 Hz membuat animasi terasa mulus, sementara tingkat kecerahan hingga 3.200 nit menjanjikan visibilitas yang baik, bahkan saat digunakan di bawah sinar matahari.
Berpindah ke dapur pacu, Poco M8 mengandalkan chipset Snapdragon 6 Gen 3. Prosesor ini dipasangkan dengan RAM LPDDR4X sebesar 8 GB serta opsi penyimpanan internal hingga 512 GB. Kombinasi tersebut cukup untuk menunjang aktivitas harian, multitasking, hingga gaming kasual, meski jelas masih kalah bertenaga dibandingkan varian Pro.
Urusan fotografi, Poco M8 membawa konfigurasi kamera utama yang serupa dengan Poco M8 Pro. Namun, Xiaomi memangkas beberapa fitur penting, salah satunya dengan menghilangkan kamera ultrawide. Kamera depan juga mengalami penurunan resolusi menjadi 20 MP, yang masih layak untuk swafoto dan panggilan video, tetapi tidak terlalu menonjol di kelasnya.
Untuk suplai daya, Poco M8 dibekali baterai berkapasitas maksimal 5.520 mAh dengan dukungan pengisian cepat 45 watt. Angka ini terbilang cukup, meski tidak sekuat varian Pro. Perlindungan terhadap air dan debu juga berada di level IP66, sehingga belum setangguh saudaranya yang lebih mahal.
Baik Poco M8 maupun Poco M8 Pro sudah menjalankan Android 15 yang dipoles dengan antarmuka HyperOS 2. Kombinasi ini menawarkan tampilan modern serta optimalisasi sistem yang lebih segar.
Harga Poco M8 Series
Soal harga, Poco M8 Series telah meluncur di pasar global, termasuk Eropa dan Inggris, dengan pilihan warna Silver, Black, dan Green. Poco M8 dibanderol 229 dolar AS untuk varian 8/128 GB dan 279 dolar AS untuk versi 8/512 GB. Sementara itu, Poco M8 Pro dijual mulai 299 dolar AS untuk varian 8/256 GB dan 359 dolar AS untuk konfigurasi 12/512 GB.
Hingga kini, belum ada kepastian kapan Poco M8 Series akan resmi masuk ke Indonesia. Kita tunggu saja informasi selanjutnya dari Poco.








