Sederet HP Xiaomi yang Tak Lagi Dapat Update Tahun Ini

alymansur

Memasuki tahun 2026, sejumlah hp Xiaomi, termasuk dari lini Redmi dan Poco, dipastikan akan memasuki fase akhir masa dukungan pembaruan software. Kondisi ini membuat pengguna perangkat Xiaomi generasi lama perlu mulai bersiap mempertimbangkan upgrade ke model yang lebih baru agar tetap mendapatkan pengalaman penggunaan yang optimal.

Sebagai produsen smartphone global, Xiaomi menerapkan kebijakan dukungan pembaruan sistem operasi dan keamanan dalam jangka waktu tertentu. Umumnya, perusahaan asal Tiongkok ini memberikan update software selama kurang lebih tiga hingga empat tahun sejak perangkat pertama kali dirilis ke pasaran.

Ketika periode dukungan tersebut berakhir, ponsel tidak lagi menerima pembaruan sistem operasi maupun patch keamanan utama. Artinya, perangkat tetap bisa digunakan, tetapi tidak mendapatkan fitur baru serta perlindungan keamanan terbaru dari Xiaomi.

Pada tahun 2026, ada beberapa model Xiaomi yang akan mencapai akhir masa pembaruan resmi. Daftar tersebut mencakup Xiaomi 12, Xiaomi 12 Pro, Redmi Note 12 series, serta Poco F5.

Xiaomi 12 dan Xiaomi 12 Pro sendiri telah meluncur di pasar Indonesia pada April 2022, meskipun debut globalnya terjadi pada akhir 2021 hingga awal 2022. Dengan usia pemakaian yang mendekati empat tahun, kedua perangkat flagship ini diprediksi tidak lagi memperoleh update software resmi mulai awal 2026.

Sementara itu, lini Redmi Note 12 yang terdiri dari Redmi Note 12 reguler, Redmi Note 12 Pro, dan Redmi Note 12 Pro Plus juga akan mengalami hal serupa.

update hp Xiaomi

Seri ini pertama kali diperkenalkan di China pada Januari 2023 dan menyusul rilis global pada Maret di tahun yang sama. Jika mengacu pada pola dukungan Xiaomi, pembaruan terakhirnya kemungkinan dirilis pada periode yang sama di tahun 2026.

Poco F5 pun masuk dalam daftar perangkat yang masa dukungannya akan berakhir. Hp Xiaomi ini meluncur pada Mei 2023 dan diperkirakan hanya mendapatkan update selama sekitar tiga tahun. Dengan demikian, tahun 2026 menjadi batas akhir dukungan software untuk perangkat tersebut.

Setelah update resmi dihentikan, Xiaomi memang masih berpotensi merilis pembaruan minor untuk beberapa model, seperti perbaikan bug atau peningkatan stabilitas sistem. Namun, update tersebut bersifat terbatas dan tidak mencakup fitur baru maupun peningkatan sistem operasi utama.

Bagi pengguna yang ingin terus menikmati pembaruan OS, patch keamanan terbaru, serta fitur-fitur canggih termasuk teknologi berbasis kecerdasan buatan generatif beralih ke hp Xiaomi generasi terbaru menjadi langkah yang patut dipertimbangkan. Selain lebih aman, perangkat baru juga menawarkan performa dan pengalaman penggunaan yang jauh lebih modern.

Also Read

Leave a Comment