fbpx
tiktok

Kominfo Tidak Bisa Langsung Blokir Konten TikTok Nenek Mandi Lumpur Karena Ini

Belakangan ini beredar konten TikTok nenek mandi lumpur yang viral di sosial media. Bahkan aksi yang disebut dengan saweran online ini pun menjadi perhatian pemerintah Indonesia karena dianggap melakukan eksploitasi pada orang tua.

Dikutip dari laman Kompas.com, jika pemilik akun TikTok dengan username @intan_komalasari92 telah ditemukan oleh pihak kepolisian.  Pemilik akun tersebut kerap kalu membuat konten TikTok nenek mandi lumpur secara live streaming.

Konten ini disiarkan secara online dengan tujuan mendapakan gift (hadiah) dari para penonton yang memanfaatkan wanita lansia sebagai “talent”. Diharapkan mendapat belas kasihan dari pengguna TikTok lainnya sehingga mendapatkan hadiah berupa stiker berbayar yang nantinya bisa ditarik oleh kreator.

Usut punya usut, ternyata akun TikTok yang memposting nenek mandi lumpur ini merupakan milik pasangan suami-istri. Mereka berdua masing-masing memiliki inisial SAH dan IK, keduanya diketahui tinggal di Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah.

Kombes Artanto, Kabid Humas Polda NTB pada hari Rabu (18/1/23) kemarin mengatakan, jika kini dua orang pengelola akun TikTok nenek mandi lumpur tersebut tengah diperiksa oleh pihak kepolisian Lombok Tengah. Tidak hanya itu, pihak kepolisian juga sudah mengetahui identitas “talent” dari aksi nenek mandi lumpur tersebut.

Mereka semua adalah HRT (43), LS (49), dan juga IR (54), dimana ketiga orang ini ternyata masih memiliki hubungan saudara dengan pemilik akun TikTok @intan_komalasari92 tersebut.

“Berdasarkan hasil klarifikasi dari sejumlah warga bahwa yang tampil pada akun TikTok tersebut tanpa ada paksaan dan bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dari gift (hadiah) yang diberikan oleh penonton dengan kesepakatan bagi hasil dengan pengelola akun TikTok,” kata Artanto dikutip dari Kompas.com.

Polda NTB pun terus melakukan penyidikan terkait konten viral di TikTok nenek mandi lumpur ini agar tercipta ketertiban serta keamanan di wilayah dinas mereka.

Kemensos Ikut Menanggapi

Banyak yang menyebut jika konten TikTok viral nenek mandi lumpur ini merupakan salah satu teknik “ngemis online” di sosial media. Dan Kemenrian Sosial pun langsung turun tangan untuk menindak fenomena tersebut dengan menerbitkan surat edaran (SE) kepada pemerintah daerah (Pemda).

BACA JUGA  Cara Install Aplikasi di Smart TV Android Paling Mudah

Dalam surat edaran yang dikeluarkan oleh Mensos tersebut memiliki nomor 2 Tahun 2023 tentang Penertiban Kegiatan Eksploitasi dan/atau Kegiatan Mengemis yang Memanfaatkan Lanjut Usia, Anak, Penyandang Disabilitas, dan/atau Kelompok Rentan Lainnya.

Dalam surat edaran tersebut, Tri Risma Harini selaku Menteri Sosial meminta kepada gubernur, bupati atau wali kota untuk melindungi serta mencegah adanya kegiatan mengemis, baik dilakukan secara offline maupun online yang mengeksploitasi lansia, anak, penyandang disabilitas, atau kelompok rentan lainnya.

Jika nantinya ditemukan kembali praktik mengemis baik itu secara online maupun offline dan mengeksploitasi kelompok rentan seperti yang disebutkan di atas, maka baik masyarakat maupun Pemda harap melaporkan ke Kepolisian Negara Republik Indonesia maupun Satuan Polisi Pamong Praja.

Pemda pun juga diminta untuk melindungi, merehabilitasi, serta bantuan kepada mereka yang dinilai menjadi korban eksploitasi fenomena mengemis online maupun offline. Pasalnya kegiatan mengemis seperti ini dinilai menggangu ketertiban umum.

Pihak TikTok Dihimbau untuk Report

Di lain sisi, pihak TikTok  Indonesia sebagai platform yang menyediakan layanan tersebut juga mengatakan, jika mereka tidak memberikan batsan konten untuk seluruh penggunannya. Semua pengguna yang sudah memenuhi syarat, maka pihak TikTok pun memperbolehkan untuk melakukan live streaming.

Akan tetapi pihak TikTok menghimbau agar para pengguna menggunakan platform tersebut secara bijak, agar tidak membahayakan keselamatan mareka mapun para pengguna lan.

“Sehubungan fenomena tersebut (mandi lumpur), kami sangat prihatin atas konten tersebut. TikTok tidak menyarankan anggota komunitas untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang dapat membahayakan mereka,” ujar perwakilan TikTok Indonesia

Terkait peristiwa konten TikTok viral nenek mandi lumpur, pihak TikTok pun menghimbau supaya pengguna menggunakan platform hiburan tersebut secara bijak agar ramah untuk semua orang.