Begini Cara Gampang Jual HP Android Bekas Cepat Laku dan Data Aman

HP Android menjadi salah satu perangkat elektronik dengan jumlah peminat yang sangat besar saat ini, dimana perangkat tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk komunikasi saja namun bisa untuk keperluan lainnya. Selain fiturnya yang canggih, HP Android ini juga harganya bervariasi dipasaran, mulai dari yang paling murah hingga paling mahal pun juga ada.

Yang menariknya lagi, sejumlah vendor HP Android ini seakan berlomba-lomba merilis smartphone baru dengan fitur canggih sehingga membuat banyak konsumen yang tergoda untuk menjual ponsel lamanya. Nah pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai cara gampang jual HP Android bekas cepat laku dan data aman yang bisa anda coba nantinya.

Dalam menjual perangkat elektronik salah satunya smartphone memang gampang-gampang susah, karena ada banyaknya pilihan dipasaran membuat calon pembeli terkadang bingung memilihnya. Selain itu, ada bebrapa kesalahan yang dilakukan oleh si penjual ponsel sehingga membuat perangkatnya dirasa kurang menarik.

Nah bagi anda yang tertarik menjual HP Android lama untuk berganti yang baru, ada beberapa tips yang bisa anda coba agar ponsel cepat laku dan data anda aman. Seperti apa langkah-langkahnya? Anda bis menyimaknya dibawah ini.

Keluarkan Kartu SIM

Cara jual HP Android bekas dan data aman yang pertama harus anda lakukan adalah dengan mengeluarkan kartu SIM anda dari dalam ponsel tersebut.Terdengar cukup sepele, namun jangan pernah meninggalkan kartu SIM anda didalam ponsel yang bakal dijual.

Pasalnya saat ini kartu SIM ini terkair dengan identitas resmi anda didalamnya, dikhawatirkan nanti disalahgunakan apabila dimiliki oleh orang lain yang tak bertanggung jawab. Beberapa smartphone baru saat ini meletakkan SIM Card ditempat khusus yang mudah dijangkau pengguna, sehingga anda pun bisa lebih mudah untuk mengeluarkannya.

Anda bisa emnggunakan alat khusus berukuran kecil untuk membuka ‘laci’ dari SIMCard tersebut, atau jika tidak ada anda bisa menggunakan paper clip ataupun jarum nantinya. Cukup tekan pada lubang yang berada dekat dengan slot kartu SIM tersebut maka anda bisa mengeluarkannya dengan mudah.

Keluarkan Kartu Memori

Selain kartu SIM, anda juga disarankan untuk mengeluarkan kartu Memori (microSD) dari dalam HP Android yang akan dijual. Jika anda ingin menjual smartphone, sebaiknya jangan pernah mengikut sertakan microSD dalam paket penjualan, karena biasanya memori ini digunakan untuk menyimpan berbagai data pribadi dari pengguna.

BACA JUGA  Alasan Kenapa Samsung Galaxy A51 ini Masih Layak Anda Beli

Untuk anda yang memiliki smartphone Unibody, letak dari kartu SIM ini berada didalam satu laci dengan kartu SIM. Dengan begini anda pun bisa mengeluarkannya sekalian nantinya.

Backup Data Ponsel

Tak kalah pentingnya, anda juga harus melakukan backup data didalam HP Android sebelum menjualnya. Data yang dimaksud ini biasanya berupa foto, video, maupun dokumen lain yang secara otomatis atau sengaja anda simpan didalam ponsel, biasanya hal ini dilakukan oleh mereka yang memiliki ponsel dengan memori internal besar sehingga tidak butuh microSD lagi.

Selain file media seperti diatas tadi, anda juga disarankan untuk melakukan backup data kontak maupun pesan dengan melakukan sinkronisasi ke klayanan Google. Caranya pun cukup mudah, anda hanya tinggal membuka menu Setelan >> Akun >> Google, lalu pilih nama akun yang digunakan untuk melakukan backup data, setelah itu tap menu Sync.

Setelah semua data terback-up, ketika anda berganti ponsel pun tinggal memasukkan nama akun atau email yang digunakan untuk back-up tadi, selanjutnya sinkronkan kedalam HP Android baru anda untuk mengembalikan data kontak tadi

Sementara untuk data seperti foto, video, dokumen dan lain sebagainya anda bisa membackup kedalam microSD. Setelah itu silahkan anda bersihkan semua file tersebut dari dalam HP Android yang akan dijual agar nantinya data pribadi anda tidak diketahui oleh orang lain.

Hapus Data

Untuk menghapus data ini mungkin akan sedikit repot dan butuh waktu lama jika data didalam ponsel jumlahnya banyak. Jika anda sudah yakin ingin menghapus semua data didalam ponsel, maka cara instan yang bisa anda gunakan adalah dengan menggunakan fitur Factory Reset.

Dengan adanya fitur ini maka akan membantu anda membersihkan data didalam ponsel secara keseluruhan sehingga membuatnya seperti saat pertama kali beli dulu. Untuk menggunakan fitur ini, biasanya dapat ditemukan pada menu Setelan >> Backup & Reset, biasanya pengguna akan diminta memasukkan kode PIN atau metode penguncian jika anda menerapkannya.

Setelah anda melakukan Factory Reset, maka sejumlah data ini bakalan terhapus dari dalam HP Android tersebut, diantaranya akun Google, akun sosial media, aplikasi yang terpasang, data konfigurasi didalam ponsel, serta semua file media yang tersimpan didalam ponsel bakal terhapus semua.

BACA JUGA  Membandingkan Hp Jaringan 5G Termurah Di Indonesia, Worth it Mana?

Bersihkan Smartphone

Setelah semua data didalam HP Android sudah bersih tak tersisa, langkah selanjuntya adalah membersihkan bagian bodi ponsel. Semakin lama waktu penggunaan ponsel tersebut, pastinya akan membuat ponsel tersebut terlihat ‘kotor’ sehingga kurang menarik, terlebih jika anda termasuk orang yang hanya suka menggunakan ponsel saja tanpa peduli dengan tampilan fisiknya.

Melakukan pembersihan HP Android ini tujuannya agar ponsel yang anda jual terlihat menarik dimata calon pembeli. Jika tampilan ponsel anda bersih, maka calon pembeli pun tidak akan ragu lagi untuk mengecek lebih jauh soal kinerja dari ponsel tersebut nantinya.

Untuk membersihkan smartphone ini anda bisa memakai kain microfiber yang bisa anda beli di toko gadget maupun aksesoris elektronik lainnya. Gunakan sedikit air untuk melembapkan kain tersebut untuk memberishkan bagian-bagian yang cukup sulit dijangkau.

Anda juga bisa menggunakan kuas kecil maupun cotton bud untuk membersihkan bagian fisik ponsel yang sulit dijangkau. Jangan pernah anda menggunakan alcohol maupun cairan pembersih lain yang mengandung bahan kimis keras, karena dikhawatirkan bisa merusak ponsel anda nanti jika tidak sengaja masuk kedalam komponen ponsel.

Kemas Kembali Ponsel Lengkap Beserta Aksesorisnya

Ada baiknya anda selalu menyimpan dosbook setiap membeli smartphone baru, karena didalamnya ini biasanya terdapat berbagai dokumen dari ponsel tersebut salah satunya adalah kartu garansi. Dosbook ini sangat bermanfaat ketika anda sewaktu-waktu ingin menjual HP Android tersebut, karena semakin banyak anda membawakan aksesoris bawaan dari ponsel tersebut, maka akan semakin menarik dimata pembeli.

Foto yang Menarik

Dan yang terakhir, silahkan anda foto HP Android yang akan dijual tersebut semenarik mungkin. Tidak harus fotogenic, minimal foto anda jelas tidak buram dan menunjukkan semua aksesoris yang anda berikan dalam paket penjualan smartphone tersebut.

Tidak hanya makanan saja, namun gadget yang hendak dijual secara online, tampilan atau foto yang menarik juga bisa menarik minat pengguna untuk menawar ponsel anda. Jadi mulai sekarang jangan asal-asalan ya jika beneran niat menjual ponsel biar cepat laku.

Cukup sekian dulu ulasan kali ini, semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan anda nantinya.